Dracaena fragrans (Corn Plant)
Klasifikasi Ilmiah

- Kingdom: Plantae
- Divisi: Magnoliophyta
- Kelas: Liliopsida (Monokotil)
- Ordo: Asparagales
- Famili: Asparagaceae
- Genus: Dracaena
- Spesies: Dracaena fragrans
Ciri-ciri
- Batang: tegak, tebal, mirip batang tebu, sering bercabang.
- Daun: lebar, melengkung, hijau mengilap, sering bergaris kuning di bagian tengah.
- Tinggi: dapat mencapai 2–6 meter di luar ruangan, tapi lebih pendek saat di pot.
- Bunga: harum, berwarna putih kekuningan, biasanya muncul pada tanaman dewasa.
- Pertumbuhan: lambat, cocok untuk pot dalam ruangan.
Bagian Tanaman
- Batang → kokoh, menyerupai tebu.
- Daun → lebar, bergaris kuning/hijau.
- Akar → serabut, mudah tumbuh di pot atau tanah.
Asal-usul
- Berasal dari Afrika tropis, terutama dari wilayah barat hingga timur.
- Kini ditanam di seluruh dunia sebagai tanaman hias indoor.
- Di Bali, multi jasa Bali banyak menggunakan tanaman ini untuk dekorasi hotel, villa, dan kantor karena daya tahannya tinggi dan bentuknya elegan.
Pupuk dan Iklim
- Pupuk:
- Pupuk NPK cair seimbang (10-10-10) diberikan 1–2 kali sebulan.
- Pupuk organik cair atau kompos dapat menjaga kesuburan media.
- Iklim:
- Iklim tropis–subtropis dengan suhu ideal 18–27 °C.
- Membutuhkan cahaya terang tidak langsung, toleran cahaya redup.
- Media porous dan lembap, tidak tahan genangan.
Manfaat
- Penyerap polutan dalam ruangan (termasuk formaldehida dan benzena).
- Dekorasi interior: memberi kesan tropis dan segar.
- Tahan cahaya minim: cocok untuk perkantoran dan hotel.
- Estetika komersial: sering dipakai oleh multi jasa Bali dalam penataan taman tropis modern.
Kesimpulan
Dracaena fragrans atau Corn Plant adalah tanaman hias tropis dari Afrika yang memiliki batang menyerupai tebu dan daun bergaris kuning yang indah. Tahan di berbagai kondisi cahaya, bermanfaat menyaring udara, dan menjadi pilihan populer dalam desain taman maupun interior. Tidak heran bila multi jasa Bali sering menggunakannya dalam proyek lanskap dan dekorasi ruangan di Bali.